cara kerja pertanian di jepang

Mengikuti cara kerja pertanian di Jepang dengan tepat membantu lulus saat melamar. Tentu banyak orang tertarik menjadi petani karena inovasi yang keren. Belum lagi membuka peluang untuk generasi muda bergabung.

Sistem pertanian Negeri Sakura paling maju karena menggunakan teknologi terbaik. Wajar mampu menghasilkan produk berkualitas sehingga punya prospek lebar. Apalagi punya lingkungan kerja nyaman sehingga menjadi loker favorit.

5 Cara Kerja Pertanian di Jepang Supaya Lulus dengan Mudah

Anda berpeluang mendapatkan gaji 2.000.000-4.000.000 Yen per tahunnya. Tentu akan memiliki tugas penanaman, pengemasan, pemanenan, hortikultural hingga distribusi. Jika ingin menjadi petani ke Jepang, berikut ini caranya:

  1. Pahami Syarat dari SSW atau Pemagangan

Cara kerja pertanian di Jepang pertama pastinya memahami syarat SSW atau pemagangan. Untuk SSW (Tokutei Gino) dan pemagangan (Ginou Jisshu) tidak jauh berbeda. Khususnya dari background atau minimal lulusan.

Selain itu pria dan wanita bisa mendaftar atau melamar. Perbedaan terlihat dari umur karena SSW 18-25 tahun sedangkan pemagangan 18-29 tahun. Untuk SSW juga harus melengkapi uji keterampilan sebagai tes.

Tidak ketinggalan harus memiliki sertifikat bahasa Jepang dengan nilai baik. Masa kontrak yang berpeluang Anda peroleh setidaknya 1 tahun. Tapi umumnya akan menerima kontrak 3-5 tahun setelah sukses menjadi karyawan.

cara kerja pertanian di jepang
Kerja di Jepang
  1. Siapkan Sertifikat JLPT N4

Dalam cara kerja pertanian di Jepang, harus memiliki kemampuan berbahasa. Bahkan termasuk sebagai syarat utama menjalani karir ke Negeri Matahari Terbit. Umumnya JFT basic level A2 atau JLPT N4 mencukupi.

Anda dapat mendaftar LPK atau jalur pemerintah untuk menerima pendidikan bahasa. Biasanya meraih materi dasar sebelum berlanjut pada level lebih tinggi. Tentu melewati juga tes bahasa untuk memperoleh sertifikat tersebut.

Kemampuan bahasa sebaik mungkin penting karena mempengaruhi Anda untuk lulus sebagai karyawan. Apalagi tes bahasa bukan hanya secara tertulis melainkan lisan. Belum lagi terdapat wawancara yang butuh kemampuan bahasa Jepang.

  1. Lulus Tes Uji keterampilan Bidang Kerja

Tidak ketinggalan untuk melengkapi kemungkinan lulus harus punya keterampilan yang baik. Faktanya menjadi cara kerja pertanian di Jepang terpenting lainnya. Tentu harus punya sertifikat ujian bahasa sekaligus sertifikat pertanian.

Bidang satu ini bisa Anda masuki apabila memiliki kualifikasi yang baik. Umumnya apabila memiliki jurusan pertanian atau agribisnis punya kemungkinan lebih tinggi. Termasuk jika sebelumnya sudah lulus dari SMK Pertanian.

Apabila sudah memiliki tes keterampilan yang perusahaan minta, artinya dapat melamar. Pastinya bisa mengurus tes visa sebagai dokumen penting lainnya. Potensi untuk memperoleh posisi dalam pertanian tentu semakin meningkat.

cara kerja pertanian di jepang
Negara Jepang
  1. Lulus Interview Perusahaan

Selanjutnya Anda harus lulus wawancara atau interview perusahaan. Perlu Anda ketahui jika tahap wawancara memegang peran penting saat rekrutmen. Belum lagi berguna memastikan Anda memiliki keterampilan yang perusahaan inginkan.

Dalam cara kerja pertanian di Jepang, umumnya menanyai tentang pengalaman dan keahlian. Termasuk posisi yang pernah Anda isi selama menjadi petani. Bahkan akan bertanya mengenai kepribadian hingga budaya kerja terbaik.

Pastinya wawancara melewati beberapa tahapan sampai Anda lulus semua. Tentu harus paham bahasa Jepang dan menjawab dengan tegas. Tidak ketinggalan perlu berlatih materi wawancara sehingga mampu lulus interview dengan baik.

  1. Lulus Medical Check Up

Terakhir, wajib lulus medical check up apabila ingin berkarir sebagai petani. Persyaratan ini perlu Anda penuhi apabila ingin memperoleh visa. Tes medis memastikan calon TKI tidak memiliki suatu kondisi medis.

Jika memiliki penyakit menular dan berisiko membahayakan juga tidak bisa lolos. Terutama karena mampu mengganggu kesehatan orang lain pada tempat kerja. Apabila ternyata lulus tes medis, artinya syaratnya telah lengkap.

Kemudian dapat terbang ke Negeri Sakura dan melakukan pelatihan beberapa bulan. Baru setelah itu akan menempati tempat kerja sektor pertanian. Pastikan mengikuti cara kerja pertanian di Jepang agar berjalan lancar.

Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai kerja di Jepang, Anda bisa mengaksesnya di website official https://kerjadijepanggratis.com/. Anda juga bisa klik link WhatsApp https://wa.me/628118548882 (Mei Annisa) untuk terhubung langsung dengan tim kami.