
Peluang kerja perkebunan di Jepang masih menjanjikan. Meski memiliki 4 musim, namun Negara ini maju dalam bidang pertanian dan perkebunan. Salah satu yang identik dengan negeri matahari terbit ini adalah teh hijau.
Daerah yang maju dengan perkebunan teh adalah di Shizuoka. Dari sini dihasilkan berbagai jenis teh, seperti teh hijau, oolong hingga matcha yang sering digunakan untuk pelengkap citarasa makanan.
Kebutuhan produksinya cukup besar karena untuk skala ekspor. Guna mendukung produktivitas khususnya dari segi kuantitas dibutuhkan banyak tenaga kerja dalam jumlah besar. Tidak hanya dari tenaga lokal, namun juga membuka kesempatan bagi pekerja dari Negara lain.
Peluang Kerja Perkebunan di Jepang
Pekerjaan di kebun paling ideal dilakukan oleh tenaga kasar yang memiliki fisik kuat. Sebab harus beraktivitas diluar ruangan dalam waktu hampir seharian. Sementara anak muda Jepang semakin menurun jumlahnya.
Maka dibukalah kerjasama untuk kerja perkebunan di Jepang dengan Negara-negara lain termasuk Indonesia. Peluangnya masih sangat menjanjikan, mengingat prospek komoditinya selalu laku dipasaran dan dicari konsumen.
Apalagi hasil dari perkebunan Jepang yang sebagian sudah menggunakan teknologi modern. Khususnya pada proses pengolahan pasca panen. Sudah digunakan mesin modern sehingga produk akhirnya didapatkan dalam jumlah besar dan waktu singkat.
Jepang merupakan salah satu Negara yang menekankan pada kualitas produk. Meski menggunakan peralatan mesin pada pengolahannya, namun ada berbagai tahapan yang butuh tenaga manusia guna menjaga kualitas.
Inilah peluang kerja perkebunan yang terbuka bagi masyarakat lokal maupun dari luar negeri. Salah satu daya tariknya adalah proses pengerjaan mudah dan bisa dilakukan siapa saja tanpa keterampilan spesifik.
Selain juga faktor gaji atau upah per jam yang menjanjikan. Untuk kategori kerja perkebunan di Jepang khusus lapangan ini setidaknya para pekerja bisa mendapatkan kurang lebih 20 juta per bulan jika dirupiahkan.
Karena tidak diperlukan keterampilan khusus, maka mulai dari lulusan SMA sederajat sudah bisa melamar untuk posisi ini. Syarat kompetensinya mudah, dapat pelatihan, dapat pengalaman, serta kesempatan menerapkan ilmu yang didapat saat kembali ke negeri sendiri.
Pekerjaan di Perkebunan Teh di Jepang
Sebelum memanfaatkan peluang kerja perkebunan di Jepang, ada baiknya Anda memahami apa saja jenis aktivitas yang akan dilakukan. Secara umum, tenaga manusia dimanfaatkan untuk proses budidaya hingga pemanenan.
- Perawatan tanaman
Aktivitas pertama yang pasti dilakukan para pekerja adalah perawatan tanaman. Diantaranya menyiangi gulma atau tanaman pengganggu, melakukan pemangkasan hingga penanaman kembali untuk tanaman tua yang sudah tidak produktif.
- Panen atau petik daun teh
Pemanenan masih dilakukan secara tradisional menggunakan tenaga manusia. Hal ini dikarenakan untuk tanaman teh perlu dipilih pucuk mana yang diambil. Jika Anda kerja perkebunan di Jepang nantinya akan ada pelatihan dalam hal panen ini.
- Penyortiran awal
Penyortiran awal ini juga diperlukan banyak tenaga manusia. Memisahkan antara daun teh berkualitas dengan tidak masih sulit dilakukan oleh mesin. Kebutuhan pekerja pada tahap ini cukup banyak untuk mengejar proses produksi selanjutnya.
- Pengangkutan ke pabrik pengolahan
Anda juga akan melakukan aktivitas muat hasil panen jika kerja di perkebunan Jepang. Dari lokasi pemanenan ke truk pengangkutan perlu dibawa langsung oleh manusia, sebab kontur lahan cukup sulit untuk kendaraan.
Masing-masing aktivitas diatas dikerjakan oleh pekerja berbeda sesuai bagian masing-masing. Jadi pada dasarnya sangat mudah dan tidak diperlukan multitasking jika Anda memilih kerja perkebunan di Jepang.
Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut tentang kerja perkebunan di jepang, Anda bisa mengaksesnya di website kami. Anda juga bisa klik link WhatsApp di sini untuk terhubung langsung dengan tim kami.
